![]() |
| bangunan tahan gempa |
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya, apakah infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) aman dari ancaman gempa bumi? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membawa kabar baik: semua bangunan di IKN sudah dirancang super kuat dan mampu menahan guncangan gempa hingga magnitudo 7,5.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid, menjelaskan bahwa rancangan ini dibuat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sejak awal. Tujuannya jelas, yaitu memberikan rasa aman jangka panjang bagi seluruh warga yang nantinya tinggal di sana.
"Kekuatan bangunannya sengaja dilebihkan. Jadi, kalau seandainya ada gempa berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 7.5 dari jarak dekat, bangunan di IKN dipastikan akan tetap kokoh berdiri dan tidak ada masalah," kata Rasmid.
Lalu, apa rahasia di balik ketangguhan bangunan-bangunan di IKN? Yuk, kita bedah lewat dua alasan sederhana berikut ini:
1. IKN Berada di 'Zona Aman' Gempa
Kabar baiknya, hasil pantauan radar BMKG menunjukkan bahwa Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tidak dilewati atau dipotong oleh jalur retakan bumi (sesar aktif) besar. Ibarat membangun rumah, pondasi IKN berada di atas tanah yang stabil dan tidak berada tepat di atas garis retakan.
Namun, BMKG tidak mau lengah. Di sekitar wilayah Kalimantan Timur, masih ada dua tetangga sesar yang aktif, yaitu Sesar Meratus (di Kabupaten Paser) dan Sesar Adang. Karena posisinya yang bertetangga inilah, kekuatan bangunan di IKN sengaja dinaikkan standarnya demi meredam getaran yang mungkin merembet dari luar area.
2. Pakai 'Rontgen' Tanah Sebelum Membangun
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid, menjelaskan bahwa rancangan ini dibuat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sejak awal. Tujuannya jelas, yaitu memberikan rasa aman jangka panjang bagi seluruh warga yang nantinya tinggal di sana.
"Kekuatan bangunannya sengaja dilebihkan. Jadi, kalau seandainya ada gempa berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 7.5 dari jarak dekat, bangunan di IKN dipastikan akan tetap kokoh berdiri dan tidak ada masalah," kata Rasmid.
Lalu, apa rahasia di balik ketangguhan bangunan-bangunan di IKN? Yuk, kita bedah lewat dua alasan sederhana berikut ini:
1. IKN Berada di 'Zona Aman' Gempa
Kabar baiknya, hasil pantauan radar BMKG menunjukkan bahwa Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tidak dilewati atau dipotong oleh jalur retakan bumi (sesar aktif) besar. Ibarat membangun rumah, pondasi IKN berada di atas tanah yang stabil dan tidak berada tepat di atas garis retakan.
Namun, BMKG tidak mau lengah. Di sekitar wilayah Kalimantan Timur, masih ada dua tetangga sesar yang aktif, yaitu Sesar Meratus (di Kabupaten Paser) dan Sesar Adang. Karena posisinya yang bertetangga inilah, kekuatan bangunan di IKN sengaja dinaikkan standarnya demi meredam getaran yang mungkin merembet dari luar area.
2. Pakai 'Rontgen' Tanah Sebelum Membangun
Sebelum tiang pancang pertama ditanam, BMKG sudah melakukan "rontgen" atau cek laboratorium mendalam terhadap tanah di IKN. Metode ini disebut dengan kajian mikrozonasi.
Lewat cara ini, para ahli bisa tahu persis isi di dalam perut bumi IKN, mulai dari:
Data rontgen tanah inilah yang menjadi panduan wajib bagi para kontraktor untuk menentukan seberapa tebal semen, seberapa kuat besi, dan seberapa dalam pondasi setiap gedung yang dibangun di IKN.
Dengan kombinasi lokasi yang aman dan konstruksi yang berbasis sains, masyarakat tidak perlu cemas. IKN dibangun bukan hanya untuk terlihat megah, tetapi juga sebagai kota modern yang siap melindungi penghuninya dari bencana geologi di masa depan.
sumber bacaan: tribunnews, kaltimkita, disway
Lewat cara ini, para ahli bisa tahu persis isi di dalam perut bumi IKN, mulai dari:
- Jenis dan karakteristik tanahnya.
- Seberapa goyang tanah tersebut jika terkena getaran.
- Di kedalaman berapa meter batuan yang rapuh berada.
Data rontgen tanah inilah yang menjadi panduan wajib bagi para kontraktor untuk menentukan seberapa tebal semen, seberapa kuat besi, dan seberapa dalam pondasi setiap gedung yang dibangun di IKN.
Dengan kombinasi lokasi yang aman dan konstruksi yang berbasis sains, masyarakat tidak perlu cemas. IKN dibangun bukan hanya untuk terlihat megah, tetapi juga sebagai kota modern yang siap melindungi penghuninya dari bencana geologi di masa depan.
sumber bacaan: tribunnews, kaltimkita, disway












